Selasa, 03 November 2020

Apa sih pentingnya mempelajari pertolongan pertama pada luka bakar?

Pertolongan Pertama pada luka bakar sangatlah penting, karena luka bakar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, contoh kecilnya saat kita sedang menggoreng tidak sengaja terciprat minyak, saat menaiki motor tidak sengaja terkena kenalpot motor dll. 

Kesalahan pertolongan pertama terhadap luka bakar dapat membuat luka menjadi semakin parah. Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan, ketika mendapat luka bakar:

  1. Jangan mengoleskan pasta gigi, karena bisa membuat kulit menjadi iritasi dan meningkatkan infeksi.
  2. Jangan mengoleskan minyak seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak goreng. Minyak dapat menahan panas dan membuat kulit terus terbakar.
  3. Jangan mengoleskan putih telur, karena bisa menyebabkan infeksi bakteri dan reaksi alergi.
  4. Jangan memecahkan kulit yang melepuh dan menggelembung karena bisa menyebabkan infeksi.
  5. Jangan mengoleskan mentega atau margarin ke luka bakar karena dapat menimbulkan infeksi.
  6. Jangan melepaskan pakaian yang lengket. Jika pakaian menempel pada kulit yang terbakar, jangan coba-coba melepaskannya, cari pertolongan medis segera.
  7. Jangan meletakkan es langsung ke atas luka bakar. Hal tersebut bisa memperparah kulit yang luka.
  8. Hindari paparan sinar matahari langsung. Kulit yang terbakar akan sangat peka terhadap sinar matahari.

Lalu apa yang harus kita lakukan jika diri kita, keluarga kita, ataupun teman kita terkena luka bakar?

Nah sebelum kita melakukan pertolongan pertama pada luka bakar, kita harus mengetahui jenis-jenis luka bakar itu sendiri, agar kita dapat melakukan penanganan dengan tepat.

Jenis-jenis luka bakar:

  1. Luka bakar ringan, luka bakar ringan bisa disebut dengan luka bakar derajat 1 yang memiliki ciri luas area luka tidak lebih dari 8 centimeter (cm). Selain itu, luka jenis ini hanya meliputi kulit bagian paling luar dan dianggap tidak serius. Gejala yang muncul, biasanya seperti rasa sakit, kemerahan, dan bengkak. Contoh luka bakar derajat pertama yaitu luka bakar pada permukaan kulit yang terbakar sinar matahari secara langsung.
  2. Luka bakar sedang, luka bakar sedang adalah luka bakar derajat 2 yang memiliki ciri kulit melepuh, sangat perih dan kemerahan. Luka bakar jenis ini memerlukan perawatan medis darurat, terutama jika luka bakar meluas di area penting, seperti wajah, tangan, bokong, selangkangan atau paha dan kaki. Sebagian luka bakar derajat 2 membutuhkan waktu penyembuhan lebih dari tiga minggu.
  3. Luka bakar berat, luka bakar berat atau luka bakar tingkat 3 termasuk luka bakar yang serius, karena merusak seluruh lapisan kulit dan lemak, bahkan bisa sampai ke otot dan tulang. Korban kebakaran yang mengalami luka bakar berat dapat mengalami keracunan karbon monoksida, sesak napas atau kulit yang terbakar hangus.

Cara Mengatasi Luka Bakar Ringan

Luka bakar ringan umumnya dapat ditangani sendiri di rumah, namun harus dilakukan dengan cara yang benar. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat memberikan pertolongan pertama pada luka bakar ringan adalah:

  • Luka bakar perlu didinginkan untuk meredakan rasa perih. Anda bisa letakkan handuk yang sudah dibasahi air dingin pada luka.
  • Hindari memecahkan luka yang melepuh karena berisiko menyebabkan infeksi.
  • Cuci dengan air bersih mengalir jika ada luka lepuh yang pecah dengan sendirinya.
  • Jika rasa sakit terasa tidak tertahankan, penderita dapat mengonsumsi obat pereda rasa sakit, seperti paracetamol, atau obat antinyeri lainnya sesuai anjuran dokter.

Penanganan Luka Bakar Sedang

Penanganan luka bakar sedang di rumah umumnya hampir sama dengan luka bakar ringan. Hanya saja, pada kondisi tertentu, luka bakar sedang sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Berikut ini adalah penanganan luka bakar sedang:

  • Dinginkan area luka bakar dengan handuk selama kurang lebih 15 menit.
  • Hindari memecahkan luka yang melepuh karena berisiko menyebabkan infeksi.
  • Periksakan diri ke dokter jika terdapat luka lepuh yang cukup besar, jika luka bakar cukup luas, atau jika terjadi infeksi berupa bengkak, merah, dan rasa sakit yang bertambah parah. Dokter mungkin akan memberi pengobatan berupa antinyeri atau antibiotik.

Anda juga perlu segera memeriksakan diri ke dokter, bila luka bakar memengaruhi area tertentu seperti wajah, tangan, bokong, selangkangan, atau kaki.

Langkah Pertolongan Luka Bakar Berat

Sebagai bentuk pertolongan pertama pada luka bakar berat, segera larikan korban ke unit gawat darurat (UGD) atau hubungi ambulans UGD rumah sakit terdekat. Selama menunggu, Anda bisa melakukan sesuatu untuk menolong korban, misalnya:

  • Jauhkan korban dari sumber kebakaran atau area yang berdekatan dengan api maupun asap.
  • Pastikan korban dapat bernapas dengan lancar.
  • Bila perlu dan jika memungkinkan, berikan bantuan pernapasan.
  • Lepaskan perhiasan, ikat pinggang, ataupun aksesori yang melingkar di sekitar area yang terbakar.
  • Untuk mencegah terjadinya hipotermia, jangan berikan air dingin pada luka bakar yang luas. Hal ini juga untuk mencegah turunnya tekanan darah dan aliran darah secara drastis.
  • Tutup luka bakar dengan kain bersih atau plester yang dingin dan lembut.
  • Hindari mengoleskan obat atau salep pada area yang terbakar di luar dari anjuran dokter. Selain itu, menempelkan es atau mengoleskan mentega justru dapat membahayakan jaringan kulit yang terbakar.
  • Baringkan pasien dengan kaki terangkat setidaknya 40 cm.
  • Gunakan selimut atau mantel pada tubuh pasien.

Obat topikal untuk luka bakar


Jenis obat yang paling sering digunakan adalah obat topikal atau obat oles. Obat-obatan ini dapat berupa krim, gel, salep, atau losion. Pemilihannya akan disesuaikan dengan kondisi Anda.

Kebanyakan obat-obatan topikal ini bekerja untuk mencegah infeksi. Namun, obat juga bisa digunakan bila luka bakar mulai terasa gatal.

Jenis obat yang paling sering digunakan meliputi:

1.     Bacitracintermasuk dalam kelas antibiotik, digunakan untuk mencegah infeksi bakteri pada luka bakar ringan.

2.  Silver sulfadiazineserupa dengan bacitracin, obat ini akan menurunkan risiko infeksi dan penyebaran bakteri ke kulit di sekitarnya. Biasa digunakan untuk merawat luka bakar derajat dua dan derajat tiga.

3.  Hidrokortisongolongan kortikosteroid yang berfungsi sebagai anti peradangan dan dapat menenangkan kulit. Harus digunakan sesuai dengan resep dokter.

4.  Diphenhydramine: bekerja untuk menghambat kerja histamin yang dapat memicu reaksi peradangan.

5.       Menthol: memberikan sensasi dingin yang akan mengalihkan Anda dari rasa gatal.

6.  Capsaicin: berfungsi untuk meredakan gatal yang membandel. Tidak semua orang cocok menggunakan obat ini karena dapat menimbulkan sensasi terbakar, maka oleskan sedikit terlebih dahulu untuk melihat reaksinya.

Obat-obatan oral untuk luka bakar

Terkadang, selain rasa gatal, luka bakar juga dapat menimbulkan rasa nyeri yang membuat Anda tak nyaman. Untungnya, terdapat pilihan obat-obatan oral (minum) untuk meringankan kondisinya. Obat-obatan ini termasuk:

1.    Ibuprofengolongan NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drug), bekerja dengan menghalangi produksi zat prostaglandin, zat yang menyebabkan rasa nyeri saat peradangan.

2.    Acetaminophen: digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang. Kerap digunakan juga untuk sakit kepala, nyeri sendi, serta nyeri haid.

3.   Antihistamin: bekerja dengan menghambat fungsi histamin, senyawa yang menyebabkan reaksi alergi, peradangan, dan gatal. Beberapa pilihan obatnya meliputi cetrizine, loratadine, dan hydroxyzine.

Apapun obat-obatan yang Anda pilih, sebaiknya konsultasikan dahulu untuk memastikan bahwa penggunaan obat untuk merawat luka bakar benar-benar aman.

Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat bagi kita semua, semoga kita semua terhindar dari luka bakar, dan selalu diberi kesehatan.

Stay safe and healthy 😊

Terimakasih.

Daftar Pustaka:

https://hellosehat.com/hidup-sehat/pertolongan-pertama/penanganan-luka-bakar-tiap-derajat/#gref 

hhttps://www.alodokter.com/wajib-tahu-pertolongan-pertama-pada-luka-bakar-untuk-selamatkan-nyawa 

https://www.halodoc.com/artikel/8-hal-yang-harus-dihindari-saat-mengobati-luka-bakar 





28 Comments

ilmunya bermanfaat sekali kak🤗

REPLY

Mantap nambah wawasan baru

REPLY

Ilmunya sangat bermanfaat sekali. Dari saya yg tidak tahu menjadi tahu penanganan luka bakar yg bagus menurut saya.

REPLY

Semoga informasinya bermanfaat kaka:)

REPLY

Semoga selalu memberi manfaat 😊

REPLY

Masak nasi timbul uap..ah mantapp

REPLY

Informasi yang sangat bermanfaat😊

REPLY
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Terimakasih kak sangat bermanfaat sekali

REPLY

Materinya sangat bermanfaat sekali kak

REPLY

Materinya sangat bermanfaat sekali kak

REPLY

Bermanfaat sekali kak, terimakasih

REPLY

Terimakasih kak, saya jadi bertambah wawasan

REPLY

Stay Safe and Healthy . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates